Pemberian Ultrasound Terapi dan Mobilisasi Saraf dalam Mengurangi Nyeri dan Meningkatkan Lingkup Gerak Sendi pada pasien carpal tunnel syndrome

Giving Ultrasound Therapy and Nerve Mobilization in Reducing Pain and Increasing the Range of Motion in Patients Carpal Tunnel Syndrome : A Case Study

  • Filly Mamuaja Universitas Katolik De La Salle
  • Margaretha Eugenie Posumah

Abstract

Carpal tunnel syndrome (CTS) atau sindrom terowongan karpal merupakan penyakit yang muncul dikarenakan terjepitnya saraf medianus di dalam terowongan karpal yang terdapat pada sendi pergelangan tangan. CTS menimbulkan rasa tidak nyaman hingga menyebabkan nyeri yang terasa pada pergelangan tangan. Gejala yang ditimbulkan berupa rasa kram, rasa baal, rasa nyeri bahkan sampai hilang rasa, hingga dapat menyebabkan atrofi otot. Gangguan aktivitas yang bisa terjadi akibat CTS antara lain pasien akan kesulitan dalam melakukan aktivitas pada pergelangan tangan berupa menggenggam, mengetik dan atau melakukan pekerjaan yang berulang pada area tangan. Penerapan ultrasound terapi dan mobilisasi saraf bertujuan mengurangi nyeri dan meningkatkan lingkup gerak sendi pada pasien CTS. Metode penelitian melalui studi kasus pada seorang responden berumur 55 tahun dengan keluhan nyeri dan keterbatasan lingkup gerak sendi diarea pergelangan tangan. Setelah dilakukan intervensi menggunakan ultrasound terapi dan mobilisasi saraf sebanyak 6 kali pengobatan terjadi perubahan yang signifikan yaitu nyeri berkurang, dan peningkatan lingkup gerak sendi pada kedua pergelangan tangan. Dengan demikian penerapan ultrasound terapi dan mobilisasi saraf pada pasien CTS memberikan pengaruh pada penurunan nyeri dan peningkatan lingkup gerak sendi pada pergelangan tangan.

References

Budi Utomo dan Yulianto Wahyono. (2017). Perbedaan Pengaruh Antara Mobilisasi Saraf dan Myofascial Release Terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien Carpal Tunnel Syndrome. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, Volume 6. No.2.
Didik Purnomo, dkk. (2017). Pengaruh Ultrasound Dan Terapi Latihan Pada Carpal Tunnel Syndrome. Vol. 1, No. 2.
Kisner, C and Colby. (2012). Theraupetic Exercise Foundations and Techniques 6th edition. Philadelphia: F. A. Davis Company. Hal 392.
Bahrudin Moch. (2011). Carpal Tunnel Syndrom (CTS). Hal 83.
Christopher H. Wise. (2015). Orthopaedic Manual Physical Therapy. Philadelphia F. A. Davis Company.
David J. Magge, dkk. (2016). Pathology And Intervention In Muskuloskeletal Rehabilitation.
Liza Salawati dan Syahrul. (2014). Carpal Tunel Syndrome. Vol. 14 No. 1.
Redaksi Halodoc. (2019). “CTS Carpal Tunnel Syndrome”, www.halodoc.com/kesehatan/cts-carpal-tunnel-syndrome.
Saerang, D., Karema, W., & Kembuan, M. (2015). Insiden Carpal Tunnel Syndrome Berdasarkan Anamnesis Pada Karyawan Bank di Kota Bitung. Jurnal E-Clinic, 3(April), 579.
Ruhana F. Mujahadah. 2016. Pengaruh Penambahan Mobilisasi Saraf Medianus Setelah Diberikan Ultra Sound Therapy Pada Penurunan Nilai Nyeri Carpal Tunnel Syndrome. Kediri, Indonesia
Nurwahida Puspitasari. (2017). Pengaruh Ultra Sound Dan Terapi Latihan terhadap Carpal Tunnel Syndrome. Vol. 1, No. 1.
Wipperman, J. & Goerl, K. (2016). Carpal Tunnel Syndrome : Diagnosis and Management. Am Fam Physician, 94(12), pp. 993-9.
Chung, KC., Claphman, PJ. Dan Ono, S. 2010. Optimal Management Of Carpal Tunnel Syndrome. International Journal of General Medicine. Vol 3. Page 255-261.
Hawker GA, et al. (2011). Measures of adult pain: Visual analog scale for pain (VAS pain), numeric rating scale for pain (NRS pain), McGill pain questionnaire (MPQ), et al. DOI: 10.1002/acr.20543.
Ruhana F. Mujahadah. 2016. Pengaruh Penambahan Mobilisasi Saraf Medianus Setelah Diberikan Ultra Sound Therapy Pada Penurunan Nilai Nyeri Carpal Tunnel Syndrome. Kediri, Indonesia.
Christopher H. Wise. (2015). Orthopaedic Manual Physical Therapy. Philadelphia F. A. Davis Company.
Raditya K. Djoar dan Anastasia P. (2019). Pengaruh Mobilisasi Pergelangan Tangan setelah diberikan Ultrasound terhadap Penurunan Nilai Nyeri pasien Carpal Tunnel Syndrome. Jurnal Ilmiah Keperawatan. Volume 5 no.2
dr. Tjin Willy. 2019. “CTS (Carpal Tunnel Syndrome)”, www.alodokter.com/cts-carpal-tunnel-syndrome. Diakses pada 10 Juli 2021 pukul 22.01
Nurwahida Puspitasari. (2017). Pengaruh Ultra Sound Dan Terapi Latihan terhadap Carpal Tunnel Syndrome. Vol. 1, No. 1.
Koh, et al (2010). Co-existing Carpal Tunnel Syndrome in Complex Regional Pain Syndrome After Hand Trauma. J Hand Surg Eur, 35(3), pp. 22
Published
2024-06-14
How to Cite
MAMUAJA, Filly; POSUMAH, Margaretha Eugenie. Pemberian Ultrasound Terapi dan Mobilisasi Saraf dalam Mengurangi Nyeri dan Meningkatkan Lingkup Gerak Sendi pada pasien carpal tunnel syndrome. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 186-193, june 2024. ISSN 2599-2791. Available at: <https://jurnal-d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/353>. Date accessed: 27 may 2026. doi: https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v8i2.353.