Perbedaan Tingkat Aktivitas Fisik Terhadap Keluhan Muskuloskeletal dan Kualitas Hidup Wanita Menopause

Differences In Physical Activity Levels On Musculoskeletal Disorder and Quality Of Life Of Menopause Women

  • Ni Luh Nopi Andayani
  • Ari Wibawa
  • Indah Pramita Universitas Dhyana Pura
  • I Wayan Adi Wira Guna Universitas Udayana, Denpasar, Bali

Abstract

Semua wanita dalam hidupnya akan mengalami menopause. Menopause merupakan periode seorang wanita mengalami kejadian siklus menstruasi untuk terakhir kalinya. Menopause akan menyebabkan terjadinya menopausal symptoms yang berefek pada perubahan system tubuh serta aktivitas fisik seorang wanita. Perubahan system tubuh yang terjadi salah satunya system muskuloskeletal yang akan menyebabkan berbagai keluhan musculoskeletal seperti nyeri dan rasa tidak nyaman yang akan berpengaruh pada kualitas hidup seorang wanita. Penelitian ini merupakan penelitian obervasional analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah wanita berusia 45-55 tahun yang telah mengalami menopause dalam periode waktu 12 bulan.Instrumen penelitian ini menggunakan kusisioner Global Physical Activity Questionnaire untuk mengukur tingkat aktivitas fisik, Nordic Body Map untuk mengukur keluhan muskuloskeletal dan WHOQOL-BREF untuk mengukur tingkat kualitas hidup. Hasil penelitian ini didapatkan perbedaan signifikan pada tingkat aktivitas fisik dan kualitas hidup dengan nilai p = 0,002 (p<0,005), namun tidak ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan keluhan muskuloskeletal. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya perbedaan tingkat aktivitas fisik terhadap kualitas hidup pada wanita menopause, sedangkan tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dengan keluhan muskuloseletal pada wanita menopause.

References

Islam RM, Bell RJ, Billah B, Hossain MB, Davis SR. Prevalence and severity of vasomotor symptoms and joint pain in women at midlife in Bangladesh: A population-based survey. Menopause. 2016;23(7):731–9.

Ogwumike OO, Adeniyi AF, Orogbemi OO. Musculoskeletal pain among postmenopausal women in Nigeria: Association with overall and central obesity. Hong Kong Physiother J [Internet]. 2016;34:41–6. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.hkpj.2015.06.001

Noorma N, Keperawatan J, Kemenkes P, Timur K. Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Wanita Menopause di Klinik Bank Tabungan Pensiunan Nasional Kota Makassar. Vol. IV, Jurnal Husada Mahakam. 2017.

Tarigan I, Sinuhaji LNB, Sembiring M. Hubungan Pendidikan, Paritas, Pekerjaan dan Lama Menopauase dengan Kualitas Hidup Perempuan Menopause di Puskesmas Kabanjahe Kabupaten Karo. J Mutiara Ners. 2019;2(1):158–67.

Satiningsih NR. Kualitas Hidup Wanita Menopause. J Gema Keperawatan. 2016;9(1):70–8.

Sari AN, Istighosah N. Hubungan Olahraga, Kopi dan Merokok dengan Kualitas Hidup Wanita Menopause yang Tinggal Di Wilayah Pedesaan. J Ners dan Kebidanan. 2019 Dec 5;6(3):326–32.

Arini LA. Kualitas Hidup Menopause yang Rutin Melakukan Latihan Fisik Orhiba: Studi Pengukuran Menggunakan Kuisioner WHOQOL-BREF. Semin Nas Ris Inov. 2018;27–35.

Kusumaningrum UA, Hidayati RNu. Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kualitas Hidup Perempuan Menopause. J Edu Nurs. 2022;6(1):1–11.

Hajj A El, Wardy N, Haidar S, Bourgi D, Haddad M El, Chammas D El, et al. Menopausal Symptoms, Physical Activity Level and Quality of Life of Women Living in The Mediterranean Region. PLoS One. 2020;15(3).

Pettee Gabriel K, Mason JM, Sternfeld B. Recent evidence exploring the associations between physical activity and menopausal symptoms in midlife women: perceived risks and possible health benefits. Women’s Midlife Heal [Internet]. 2015;1(1). Available from: http://dx.doi.org/10.1186/s40695-015-0004-9

Purnama H, Suahda T. Tingkat Aktivitas Fisik pada Lansia di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. J Keperawatan Komprehensif. 2019;5(2):102–6.

Bondarev D, Laakkonen EK, Finni T, Kokko K, Kujala UM, Aukee P, et al. Physical performance in relation to menopause status and physical activity. Menopause. 2018;25(12):1432–41.

Khadilkar SS. Musculoskeletal Disorders and Menopause. J Obstet Gynecol India [Internet]. 2019;69(2):99–103. Available from: https://doi.org/10.1007/s13224-019-01213-7

Chidi-Ogbolu N, Baar K. Effect of estrogen on musculoskeletal performance and injury risk. Front Physiol. 2019;10(JAN).
Published
2025-01-13
How to Cite
ANDAYANI, Ni Luh Nopi et al. Perbedaan Tingkat Aktivitas Fisik Terhadap Keluhan Muskuloskeletal dan Kualitas Hidup Wanita Menopause. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi, [S.l.], v. 9, n. 1, p. 86-92, jan. 2025. ISSN 2599-2791. Available at: <https://jurnal-d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/372>. Date accessed: 31 may 2026. doi: https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v9i1.372.