Hubungan Faktor Risiko dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Supir Mobil Penumpang Umum

Relationship Between Risk Factors and The Incidence Of Musculoskeletal Disorders (MSDs) in Public Passenger Car Drivers

  • Melda Putri Universitas Hasanuddin
  • Yery Mustari Universitas Hasanuddin
  • Nurul Izzah universitas Hasanuddin

Abstract

Tingginya penggunaan transportasi di Indonesia menyebabkan peningkatan beban kerja supir sebagai salah satu fasilitator pelayanan transportasi. Kecenderungan supir untuk duduk dan sedikit bergerak dalam waktu yang cukup lama di bus merupakan salah satu risiko terjadinya MSDs. Faktor risiko MSDs terdiri dari 2 kategori, yaitu faktor individu (usia, IMT, kebiasaan merokok) dan faktor pekerjaan (durasi kerja dan masa kerja). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan faktor risiko dengan kejadian MSDs pada supir penumpang trans Tolitoli-Palu. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian ini adalah supir penumpang trans Tolitoli-Palu sebanyak 54 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Uji normalitas Kolmogorov-smirnov dilakukan pada 5 variabel, menunjukan nilai signifikan (p) sebesar 0,000 pada keseluruhan variabel yang artinya data tidak berdistribusi dengan baik. Kemudian dilakukan uji korelasi antara ke 5 variabel menggunakan teknik spearman’s rho correlation (p) didapatkan hasil pada variabel usia (p = 0,822; r = 0,031), variabel IMT (p = 0,008; r = -0,357), variabel kebiasaan merokok (p = 0,978; r = -0,004), variabel durasi kerja (p = -0,399; r = -0,117), variabel masa kerja (p = 0,703; r = 0,053). Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara IMT dengan kejadian MSDs pada supir penumpang trans Tolitoli-Palu dan tidak ada hubungan antara usia, kebiasaan merokok, durasi kerja dan masa kerja dengan kejadian MSDs pada supir penumpang trans Tolitoli-palu.

References

Sitanggang RF. Analisis Determinan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Supir Bus Perusahaan Otobus (PO) Indonesia Mulia Indah (IMI). 2018.

Indonesia R, Indonesia PR, Nomor U-u. Keputusan Presiden No. 22 Tahun 1993 tentang Penyakit yang Timbul Karena Hubungan Kerja. Presiden Republik Indonesia: Jakarta. 1993.

Rahmawati N. Hubungan Sikap Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Supir Angkutan Umum Gajah Mada Kota Medan Tahun 2018: Institut Kesehatan Helvetia; 2018.

Aprianto B, Hidayatulloh AF, Zuchri FN, Seviana I, Amalia R. Faktor risiko penyebab Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja: A systematic review. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2021;2(2):16-25.

Arwinno LD. Keluhan nyeri punggung bawah pada penjahit garmen. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development). 2018;2(3):406-16.

Septadina IS, Adnindya MR, Alfiah N. Gambaran Keluhan Musculoskeletal pada Siswa di Pesantren. Intizar. 2019;25(2):69-76.

Novitasari DMD. Pengaruh Workplace Stretching Exercise Terhadap Penurunan Musculoskeletal Disorders Pada Pekerja Laundry: Universitas' Aisyiyah Yogyakarta; 2018.

Widitia R, Entianopa E, Hapis AA. faktor yang berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja di PT. X Tahun 2019. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health. 2020;2(2):76-86.

Oktaviyanti RP, Sari AIP, Puteri R, Utami NK. Hubungan Kebiasaan Merokok Bagi Kesehatan Dan Daya Tahan Tubuh. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan. 2023;1(2):196-202.

Lahdji A, Anggraheny HD, editors. Effect of Age, Work Period, and Work Duration on Musculoskeletal Disorders in Laundry Workers. 5th Universitas Ahmad Dahlan Public Health Conference (UPHEC 2019); 2020: Atlantis Press.

Icsal M, Sabilu Y, Pratiwi A. Faktor yang berhubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (msds) pada penjahit wilayah pasar panjang kota kendari tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 2016;1(2):1-8.
Published
2024-06-20
How to Cite
PUTRI, Melda; MUSTARI, Yery; IZZAH, Nurul. Hubungan Faktor Risiko dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Supir Mobil Penumpang Umum. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 204-212, june 2024. ISSN 2599-2791. Available at: <https://jurnal-d3fis.uwhs.ac.id/index.php/akfis/article/view/392>. Date accessed: 27 may 2026. doi: https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v8i2.392.